Boy Rafli Amar “Cucu Sastrawan Indonesia Aman Datuk Madjoindo”Pilihan Presiden Jokowi Menjadi Kapolri

  • Whatsapp
Spread the love

Calon Kapolri pengganti Jenderal Indah Azis yang habis masa jabatannya Januari 2021 mengerucut kepada satu nama. Dia adalah Komjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH., M.Kom.

Jakarta, Sobatjuang.id- Nama Komjen Boy Rafli Amar sudah diusulkan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo ke  ke Komisi III DPR untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan menjadi calon Kapolri. Boy Rafli diusulkan Presiden Jokowi karena reputasinya yang baik selama menjalani tugas Polri. Selain itu, Boy Rafli juga dinilai Presiden memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik dan dapat menyelesaikan persoalan terorisme secara humanis dengan kedekatannya terhadap tokoh-tokoh lintas agama.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh memungkinkan adanya usulan Presiden Jokowi tentang calon Kapolri pengganti Idham Azis.

Penentuan calon Kapolri, kata Pangeran, merupakan hak prerogatif Presiden, karena sesuai sudah sesuai dengan undang-undang yang mengaturnya. Adapun usulan dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) atau Kompolnas, sifatnya hanya sekedar masukan dan usulan.

“Usulan calon Kapolri ini secara teknis dan administrasinya menjadi kewenangan Presiden. Siapapun yang diusulkan Presiden maka itulah yang akan kita uji secara kelayakan dan kepatutan,” papar Pangeran saat dihubungi wartawan, Rabu lalu.

Berdasarkan pantauan media, dukungan terhadap Boy Rafli Amar deras berdatangan dari berbagai kalangan dan profesi. Seperti disampaikan pengurus DPP Surosowan Indonesia Indonesia Bersatu lewat akun channel youtube, https://youtu.be/Cm8iwOmPvmY) dan komunitas peduli JKN-KIS (https://youtu.be/9Fth9575DJI).

Mengenal Lebih Dekat

Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H. gelar Datuak Rangkayo Basa (lahir di Jakarta25 Maret 1965; umur 55 tahun) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 6 Mei 2020 menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).[1]

Boy, lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Kehidupan Pribadi

Boy Rafli Amar lahir di Jakarta pada 25 Maret 1965 dari pasangan Minangkabau. Ayahnya berasal dari Solok sedangkan ibunya dari Koto Gadang, Agam, Sumatra Barat. Ia adalah cucu dari sastrawan IndonesiaAman Datuk Madjoindo. Boy menikah dengan Irawati dan telah dikaruniai dua orang anak.[2]

Pada tanggal 29 November 2013, dia diangkat sebagai kepala kaum suku Koto, nagari Koto Gadang, Agam, dengan gelar Datuak Rangkayo Basa.[3]

Pendidikan dan jenjang karier

Boy Rafli Amar menempuh pendidikan di AKABRI bagian Kepolisian (AKABRI Kepolisian) dan lulus pada tahun 1988 dengan pangkat Letnan Dua Polisi (Letda Polisi). Pada tahun 1991 pangkatnya naik menjadi Letnan Satu Polisi (Lettu Polisi). Ketika berpangkat Kolonel Polisi pada tahun 1999, dia ditugaskan ke Bosnia sebagai Wakil Komandan Kontingen Garuda XIV.[4] (Zul)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *