Memasuki Ramadhan, Kaban Kesbangpol DKI Jakarta Minta FKDM Amati Energi Negatif Selama Puasa

  • Whatsapp
Spread the love

Jakarta, Sobatjuang.id – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Drs. Taufan Bakri, M.Si mengatakan, kekhusuan dalam menjalankan ibadah selama 1 bulan penuh harus dijaga dengan baik. Pihaknya meminta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat di Jakarta mengamati adanya energi negatif yang menganggu jalannya pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan .

Pesan itu disampaikan Taufan ketika membuka kegiatan Webinar Kesbangpol DKI bertajuk “Pelaksanaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan FKDM di 5 wilayah dan Kepulauan Seribu” di Jakarta, Senin pagi, (12/4/2012).

Read More

Diskusi yang dipimpin oleh Ketua FKDM Jakarta, Munir Arsyad menghadirkan narasumber dari Kodam Jaya, Letkol Davi Darma Putra, Kanwil Kementrian Agama, Zulkarnain, Kabid Kewaspadaan Dini Kesbangpol DKI Tri Kurnia, dan para Ketua FKDM dari 6 wilayah.

Menurut Taufan, energi negatif yang biasa muncul pada saat Ramadhan yaitu seperti track-track-an (balapan) motor liar dan petasan. Dia menyebutkan balapan motor liar itu jika di Jakarta Timur ada di Jalan Kebon Singkong, di Jakarta Pusat di Kemayoran, dan di Jakarta Selatan di Manggarai. Hal lain yang perlu diamati yaitu perang petasan antar warga kampung karena Pemda DKI sudah melarang warga bermain petasan selama bulan Ramadhan.

“Kita minta anggota FKDM amati energi negatif ini. Jika anda melihat adanya potensi ancaman itu segera laporkan pihak berwajib,” pintanya.

Terkait ketersediaan sembako, Taufan mengatakan kebutuhan 10 pangan strategis menjelang bulan puasa di Jakarta tercukupi.  

Taifan meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kebutuhan pangan menjelang Ramadhan. Orang nomor satu di Kesbangpol DKI Jakarta ini memastikan cadangan pangan masyarakat cukup menjelang bulan puasa.

Diakuinya, memang ada peningkatan kebutuhan pangan lumrah terjadi menjelang bulan puasa. Bahkan, kebutuhan bahan pangan disebut akan lebih tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami pastikan warga tidak usah khawatir, kesiapan pangan Jakarta cukup baik, mudah-mudahan harganya cukup stabil,” kata Taufan. 

Pembicara dari Kanwil Agama, Zulkarnen menambahkan Kementrian Agama telah mengizinkan warga untuk melaksanakan ibadah puasa seperti Sholat Fardu, Sholat Tarawih, Itikaf dan pembayaran zakat.

“Apapun ibadah yang dijalankan di Mesjid harus tetap mengikut Protokol Kesehatan dan harus ada panitia yang bertugas di situ,” pintanya.

Sementara Letkol Davy meminta segenap warga FKDM agar memantau kemungkinan terjadinya kegiatan demo besar-besar pada peringatan hari buruh sedunia atau May Day yang jatuh pada tanggal 1 Mei.

“Karena masih dalam suasana Ramadhan dan masih dalam upaya mengawasi kemungkinan terjadinya kenaikan pendemi Corona, kami minta teman-teman buruh agar tidak melakukan demo pada May Day,” pungkasnya. (Zul)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *