Pentingnya Istiqomah dalam Keislaman

  • Whatsapp
Spread the love

Jakarta, Sobatjuang.id – Istiqomah dalam keimaman itu merupakan kewajiban utama seorang muslim. Apapun status anda yang melekat, baik sebagai kepala pemerintahan, kepala keluarga maupun istri harus terus berada dalam sikap yang istiqmah dalam keimanan.

Berbicara dalam judul ceramah  “Istiqomah dalam Keislaman,” Ustad Drs. Biben Mubarok, MA mengatakan bahwa kesempatan bulan puasa ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya dengan  memaksimalkan amal sholeh.

Read More

“Jadikan Ramadhan  bulan untuk menanamkan ketahanan keluarga terciptanya imunitas iman di keluarga,” gugah KH Biben ketika menjadi penceramah keempat Kamis Malam dari Seri Rangkaian Kajian Majelis Ilmu Dzikir 1 Bulan Penuh di Sekretariat Majelis Ilmu Dzakir di Gg. RH Ismail RT 15 RW 03 Nomor 18, Kelurahan Jatinegara Lio, Kec. Cakung, Jakarta Timur.

Memulai kajian dengan melihat sejarah lahirnya bulan Ramadhan, yang disebutnya dengan bulan yang Muthohir  atau yang mensucikan, KH Biben yang juga Ketua Ormas Islam Persatuan Islam Jakarta  (PERSIS) ini mengatakan bahwa kedatangan bulan yang mensucikan ini dimaksudkan bahwa Allah Swt telah memaafkan segala dosa-dosa yang kita perbuat pada tahun sebelumnya.  

Karena itu, lanjutnya, dengan masuknya bulan Ramadhan ini mari kita tingkatkan  imunitas iman keluraga, jaga ketahanan fisik dengan makanan yang baik dan sehat agar kita bisa memanfaatkan waktu di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

“Jika ketahanan psikologi kita baik maka diharapkan ketahanan sosial seperti hubungan dengan kerabat dan tetangga tetap kita jaga dengan baik,” paparnya.

Islam mengajarkan agar kita lebih dulu menjaga keluarga dan anak sebelum menjaga lingkungan sosial kita.  Karena itu, kita harus jaga istri dan anak kita agar bisa menjadi keluarga yang istiqamah dalam keislaman. Kita tidak boleh masuk surga sendirian karena itu kita harus terus menjaga kesholehan istri dan anak agar bisa masuk surga bareng.    

“Kita tentu tidak mengharapkan keluarga kita seperti Firaun dengan Aisah, Nuh dengan istri yang durhaka begitu juga Nabi Luth,” imbuhnya.

Untuk lebih detailnya, silahkan tonton video ini ya sobatjuang. And please, jangan lupa subscribe, like, comment and pencet tanda Bel agar sobatjuang terus dapat kajian ter-update dari redaksi. (Zul)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *