4 Tips Memilih Jodoh Sesuai Anjuran Nabi

  • Whatsapp
Spread the love

Jakarta, Sobatjuang.id – Menikah dalam ajaran agama Islam merupakan sebuah kesunahan. Setiap orang yang menikah, sudah pasti mendambakan calon istri yang menjadi keluarga yang harmonis, bahagia, sakinah, mawaddah, warahmah, serta memiliki keturunan yang baik.

Hal itu tentu harus dipersiapkan sejak saat memilih pasangan. Mendapatkan pasangan yang tepat dan baik, sudah barang tentu akan melahirkan keturunan yang baik dan membawa kebahagiaan dalam rumah tangga.

Dalam Hadis berikut, Rasulullah SAW mengatakan : “Menikah adalah sunnahku, barangsiapa tidak mengamalkan sunnahku berarti bukan dari golonganku. Hendaklah kalian menikah, sungguh dengan jumlah kalian aku akan berbanyak-banyakkan umat.” (HR. Ibnu Majah)

Teks Hadis tersebut tidak saja membicarakan tentang kesunahan menikah, tapi juga membicarakan tentang salah satu tujuan dari menikah, yaitu untuk melahirkan keturunan dari umat Nabi Muhammad, sehingga populasi manusia yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad akan semakin bertambah banyak.

Rasulullah SAW menyebut ada 4 syarat ketika memilih perempuan untuk dinikahi. Beliau menegaskan dalam sabdanya: “Perempuan dinikahi lantaran empat hal ; yakni hartanya, garis keturunannya, kecantikannya dan agamanya, maka dapatkanlah wanita yang memiliki agama. Rugi engkau (bila tidak melaksanakan apa yang aku perintahkan) (HR. al-Bukhari)

Dikutip dari pendapat Dr. Najah binti Ahmad Zhihar dalam kitabnya ‘Ya Ma’syarar Rijal Rifqan bin Nisa’, ada sebagian orang memahami, bahwa kecantikanlah yang dianjurkan untuk diutamakan. Mereka lalai bahwa Rasulullah SAW hanya bermaksud menyebutkan kriteria-kriteria atau menjelaskan keinginan-keinginan umum kaum lelaki yang mendorong untuk menikahi perempuan.

Keinginan-keinginan ini ditolak oleh Rasulullah bila sebagai tolak ukur dalam menilai baik buruknya perempuan. Maka, di akhir Hadis, Beliau menjelaskan barometer tepat dan akurat dalam memilih istri. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, …”maka dapatkanlah wanita yang memiliki agama. Rugi engkau (bila tidak melaksanakan apa yang aku perintahkan).”

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *