Moda Transportasi Trem Akan Hadir Kembali di Kota Semarang

  • Whatsapp
Ilustrasi Armada Trem milik Utrecht Sneltram di Belanda. Foto : Bonaber/Wikimedia Commons
Spread the love

SOBATJUANG.ID, Jakarta – Kota Semarang berencana melakukan reaktivasi jalur trem di wilayahnya. Dalam rangka itu, pemerintah setempat mengajukan hibah kereta trem kepada Kerajaan Belanda.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bahkan sudah aktif melakukan komunikasi dengan Kerajaan Belanda untuk mendatangkan trem ke ibu kota Jawa Tengah dalam bentuk hibah. Pengajuan proposal sudah dikirimkan melalui Duta Besar Indonesia untuk Belanda. 

“Kami sampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan Duta Besar Indonesia di Belanda,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda,  H.E Mayerfas, Jumat, 4 Juni 2021.

Wali kota yang akrab dipanggil Hendi tersebut mengungkapkan rencana reaktivasi trem di Kota Semarang telah melalui sejumlah kajian dan sudah mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota Amsterdam. Operasional trem itu juga bertujuan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata Kota Lama.

Semarang sendiri merupakan Kota Kedua di Indonesia yang memiliki jaringan transportasi berbasis trem setelah Jakarta. Jalur tersebut mulai dibangun oleh Perusahaan Trem Uap Swasta Semarang – Joana (Semarang Joana Stoomtram Maatshappij) antara tahun 1882-1883. Jaringan ini terbagi menjadi 4 koridor yang semuanya berawal dari Stasiun Sentral Jurnatan, yaitu:
• Jurnatan – Jomblang
• Jurnatan – Bulu
• Jurnatan – Stasiun Semarang Tawang
• Jurnatan – Pelabuhan Semarang
Namun pada tahun 1940 jaringan inipun ditutup. Meskipun menuai banyak protes, alasan yang diberikan adalah bahwa kota harus mengurangi pengeluaran.

Adapun rute yang disiapkan antara lain Stasiun Tawang – Jalan Ronggowarsito – Jalan Agus Salim – Pasar Johar – Jalan Pemuda – Lawang Sewu – Jalan Imam Bonjol kemudian kembali ke Stasiun Tawang dan Kota Lama menuju Jalan Pemuda, dengan jarak total 12,8 kilometer. Rencananya, akan ada dua set kereta trem yang akan didatangkan ke Semarang.

Namun, Hendi memperhitungkan kembali kemampuan anggaran untuk jarak sejauh itu. Maka ia juga menawarkan rute pendek alternatif Kota Lama – Lawang Sewu sebagai pilot project sekaligus meningkatkan potensi wisata heritage

Ia mengatakan kajian operasional trem di Semarang akan siap dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *