Ketua Badan Buruh Pemuda Pancasila Desak BNI Life Segera Selesaikan Hak ABK Almarhum Darwanto

  • Whatsapp
Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Jamaludin Suryahadikusuma
Spread the love

Tegal, Sobatjuang.id – Seorang ABK kapal Perikanan asal Kabupaten Tegal yang bekerja di atas kapal Fuyuan Yu berbendera Cina meninggal karena mengalami sakit saat beroperasi di laut lepas pantai Argentina. Kabar meninggalnya ABK bernama Darwanto diberitakan pada 14 Januari 2021 melalui Maritime Report yang dikeluarkan pihak kapal Fuyuan Yu 7669.

Jenazah ABK Darwanto mengalami kesulitan saat akan dipulangkan karena situasi pandemi Covid 19 di mana banyak negara pelabuhan yang menolak dan akhirnya kapal bisa masuk ke negara Mauritius dan berhasil dipulangkan atas bantuan dari Sekretaris III KBRI Antananarivo di Madagaskar Sdr. Lutfi Jatmika . Akhirnya, jenazah tiba di rumah duka pada tanggal 14 Mei 2021.

Read More

Pihak perusahaan yang menempatkan ABK yaitu PT. Gigar Marine Internasional telah menghubungi BNI Life kemudian diarahkan untuk menghubungi Custumer BNI Life (1-500-045) akan tetapi tidak terhubung (panggilan telepon tidak diterima).

Hampir sebulan tidak ada kemajuan, pihak perusahaan pada tanggal 29 Juni 2021 dan Pihak Keluarga memberi kuasa kepada Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) untuk mengunjungi dan berkordinasi secara langsung ke kantor BNI Life Insurance yang berdomisili di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut pihak B2P3 menerima surat dari BNI Life Insurance dengan Nomor surat (05484.BL.KL.GL.TLK.0521) per tanggal 10 Mei 2021 yang ternyata belum pernah dikirimkan ke Perusahaan.

Ketua B2P3, Jamaludin Suryahadikusuma dalam kiriman rilis yang diterima redaksi Minggu (31/7/2021) mengatakan bahwa klaim Asuransi Almarhum Darwanto di BNI Life sudah diajukan sejak pemberitahuan awal dari pihak Perusahaan akan tetapi BNI Life tidak memproses dan tidak membayarkan.

“Kami mendesak pihak Asuransi BNI Life agar jangan sewenang wenang dan melakukan penolakan secara sepihak,” tegas Jamal.

Mantan anggota Satgas TKI Terancam Hukuman Mati Era Presiden SBY ini menambahkan bahwa upaya sudah dilakukan dengan susah payah menghubungi berkali kali ke Customer Care BNI Life, berkirim email ke care.eb@bni-life.co.id dan berhubungan telpon langsung ke bagian handle klaim. Tapi sepertinya pihak BNI Life terlihat tidak profesional dengan memanfaatkan situasi pandemi ini dengan saklek menolak secara sepihak.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai pihak BNI Life memenuhi hak ABK Darwanto,” pungkas Jamal. (Zul)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *