Pengacara HRS Datangi MA Minta Pembebasan, Sebut Penahanan Cacat Prosedural

  • Whatsapp
Spread the love

Jakarta, Sobatjuang.id – Tim pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) akan mendatangi kantor Mahkamah Agung RI pada Kamis siang ini (19/8/2021).

Kedatangan mereka ke MA guna untuk menyerahkan surat permohonan pembatalan penahanan HRS yang dilakukan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

“Siang ini kami ke MA menyerahkan surat permohonan pembatalan penahanan oleh wakil Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terhadap IB HRS yang diduga melampaui kewenangan dan cacat prosedural,” kata Aziz dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/8/2021).

Aziz berharap di hari jadi MA itu, kedatangan mereka bisa mengetuk pintu hati para penegak keadilan di negeri ini.

“Semoga Mahkamah Agung makin menjadi pintu yang dapat diandalkan sebagai gerbang terakhir mendapat keadilan dan penegakan hukum yang tidak diskriminatif di tengah kekeringan keadilan,” tandas Aziz.

Diketahui, majelis hakim telah memvonis Rizieq dengan hukuman 8 bulan kurungan penjara dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan Jakarta Pusat.

Dalam kasus ini, sejatinya HRS sudah dibebaskan. Namun karena bersamaan dengan kasus vonis 4 tahun kasua swab tes RS Ummi, penahanan HRS pun kembali diperpanjang.

Selain itu, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis hukuman empat tahun penjara terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam perkara hasil swab test di RS UMMI Bogor, Jawa Barat.

Ketua Majelis Hakim Khadwanto menyatakan Habib Rizieq terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penyiaran berita bohong dan timbulkan keonaran.

“Terdakwa telah secara sah dan dengan sengaja menimbulkan keonaran di kalangan rakyat sebagaimana dalam dakwaan primer,” kata Hakim Khadwanto saat membacakan putusan di PN Jakarta Timur, Kamis (24/6).

Eks imam besar FPI itu juga dinyatakan terbukti bersalah dan secara sah melanggar Pasal 14 Ayat (1) subsider Pasal 14 Ayat (2) subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Pojoksatu)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *