Bubur Ayam Baraya Jalan KH Ahmad Dahlan, Dipuji Gubernur Anies

  • Whatsapp
Spread the love

Sobatjuang.id, Jakarta – Gubernur Anies Baswedan, menulis dan memuji kegigihan Kang Upid, pemilik Bubur Ayam Kuningan atau Bubur Baraya, Jalan Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Melalui akun Facebook @Anies Baswedan, Sabtu, 11 Desember, Gubernur menulis tentang Bubur Ayam yang sudah berdiri sejak 9 tahun.Berikut tulisan lengkap Gubernur Anies Baswedan:

Setiap malam persiapan itu dilakukan. Jam 10 malam ia mulai masak bubur dan menyiapkan semua racikan pendampingnya. Biasanya tuntas pada jam 2 dini hari, lalu ia tidur sebentar sampai subuh. Selesai sholat Shubuh ia berangkat menuju lokasi ini, di Jl. KH. Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Namanya Upid, asalnya dari Kab Kuningan, Jawa Barat. Sudah 9 tahun dia berjualan bubur ayam. Dia beri nama “Bubur Ayam Kuningan” kalau di internet dikenal dengan nama “Bubur Baraya”; Kang Upid ini meneruskan usaha almarhum ayahnya. Melayani pembeli sejak subuh, sampai habisnya, biasanya tuntas menjelang jam 9 pagi.

Pagi tadi sekitar jam 6 pagi, kita sekeluarga berangkat sama-sama antarkan Kaisar ke lokasi kumpul utk berangkat ke turnamen bola basket di luar kota. Sesudah itu kita menuju Bubur Ayam Kang Upid ini, utk sarapan pagi.

Bubur ayam ini adalah tempat favorit buat Tia, Mikail dan anak-anak sebayanya utk sarapan waktu mereka semua masih bersekolah menengah di Labscool Kebayoran.Pagi ini, Tia dan Mikail ajak kita bernostalgia.

Lokasinya memang di tepi jalan, dan masih amat sederhana. Tapi cita rasanya tidak sederhana: bubur ini memang enak. Sepanjang kita duduk sarapan, tidak berhenti pelanggan datang dan pengemudi ojol menjemput pesanan. Terampil dan tangkas ia melayani semua.

Kang Upid ini berkalung sebuah tag berisi QR-Code utk pembayaran digital. Gerobaknya sederhana, lokasinya juga di tepi jalan, mejanyapun cuma sebuah dan mungil pula, serta bangkunya hanya beberapa tapi “dompetnya” sudah dompet digital, pelanggannya dari mana-mana dan transaksinya serba non-tunai.

Inilah salah satu contoh pribadi tangguh. Ia ulet, progresif dan berjangkauan luas. Bangga dan hormat melihatnya. Jangan pernah pandangkecilkan yang skala usahanya masih kecil seperti ini. Sebuah contoh nyata atas apa yang disebut “Small but Giant”!

Nah, kalau Gubernur aja makan di Bubur Ayam Baraya, ayo datang dan menikmatinya. (Riddo)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *