Pasca MoU PT JIEP-BNPT, Ketua FKDM Cakung , Rohmat Komentar Begini

  • Whatsapp
Spread the love

SOBATJUANG.ID –  Kawasan Industri Pulogadung merupakan tempat strategis yang perlu dijaga keamanannya dari segala bentuk ancaman.

Antisipasi ancaman sedini mungkin ini diperlukan agar segala aktivitas usaha dan aktivitas warga bisa berjalan dengan aman dan tenteram.

Karena itu, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Cakung, Rohmat, menyambut positif adanya Memorandum of Understanding (MOU) antara PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia terkait upaya pencegahan tindak pidana terorisme di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung.

“Kerjasama sama ini semakin membantu dan memperkuat tupoksi kami dalam mengantisipasi sedini mungkin adanya gejolak ancaman dari mulai tawuran, demo hingga  ancaman terorisme,” ujar Ketua FKDM Cakung, Rohmat diminta komentar di Jakarta, Jumat, (31/12/2021).

Menurut Rohmat, Kawasan Industri JIEP ini berada di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Jatinegara dan Kelurahan Rawa Terate dan keduanya masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Cakung.

“Kami selalu rutin membantu pihak keamanan PT Jipe menjaga Kawasan ini,” papar Rohmat.

 Dikutip dari laman beritajakarta.id, pada Kamis kemaren, disebutkan bahwa Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) telah menyepakati kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia terkait upaya pencegahan tindak pidana terorisme di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung.

Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan Direktur Utama PT JIEP, Landi Rizaldi Mangaweang dan Sekretaris Utama BNPT, Mayor Jenderal (TNI) Dedi Sambowo disaksikan langsung Kepala BNPT, Komjen (Pol) Boy Rafli Amar dan Komisaris Utama PT JIEP, Dwi Wahyu Daryoto.

Landi mengatakan, menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menjalin kerja sama bersama BNPT dengan semangat sinergitas untuk melaksanakan program pencegahan paparan radikalisme dan pencegahan tindak pidana terorisme di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung.

“Semoga langkah ini dapat menciptakan keamanan serta kenyamanan bagi para tenant, investor juga seluruh pekerja yang berada di dalam Kawasan Industri Pulogadung,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, Kamis (30/12).

Landi menjelaskan, sinergisitas yang terjalin antara PT JIEP dengan BNPT merupakan sebuah bentuk dari realisasi tanggungjawab PT JIEP sebagai pengembang dan pengelola Kawasan Industri Pulogadung untuk menciptakan sebuah iklim investasi yang aman dan nyaman untuk seluruh perusahaan yang menjadi mitra kerja.

“Kami menyadari untuk menciptakan iklim investasi yang baik tentunya diperlukan sebuah kepastian dalam berusaha yang salah satunya ialah faktor keamanan. Kami optimis iklim investasi akan selalu kondusif seiring dengan keamanan dan kenyamanan yang tercipta bagi seluruh pelaku usaha di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BNPT, Komjen (Pol) Boy Rafli Amar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran manajemen dan keluarga besar PT JIEP dalam keikutsertaannya untuk mendukung serta menjalankan program pencegahan tindak pidana terorisme bersama BNPT.

“Kami sampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen PT JIEP yang pada hari ini telah mewujudkan semangat sinergitas untuk kita bersama-sama melaksanakan program-program pencegahan tindak terorisme di Indonesia, secara lebih khusus di lingkungan Kawasan Industri Pulogadung,” ungkapnya.

Ia berharap, program-program pencegahan melalui sosialisasi bahaya paparan radikalisme dan tindak pidana terorisme dapat dilakukan dengan baik bersama PT JIEP dan mitra kerja di Kawasan Industri Pulogadung.

“Kami juga ingin program pembinaan eks narapidana terorisme (napiter) yang telah berikrar sumpah setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui program pembinaan usaha mikro, kecil dan menengah dapat direalisasikan secara bersama-sama dengan PT JIEP,” tandasnya. (Zul)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *