Teladani Kartini, Ketua FKPT Taufan Minta Perempuan Cegah Kaum Muda Terpapar Radikalisme dan Terorisme

  • Whatsapp
Spread the love

Sobatjuang.id, Jakarta – Istri Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ellisa Sumarlin, mengharapkan kaum perempuan lebih proaktif terjun dan membantu pencegahan terorisme di dunia digital. Caranya kaum perempuan harus melek teknologi dan informasi.

“Kaum ibu dan perempuan harus terjun dan mengambil peran proaktif melalui pembuatan konten-konten media sosial yang positif dan informatif,” kata Ellisa Sumarlin dalam kegiatan Hari Kartini yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI Jakarta dan Badan Nasional Pencegahan Terosisme (BNPT) RI di Jakarta, Kamis (21/4/2022) lalu.

Selaku Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi DKI Jakarta, Ellisa mengatakan, radikalisme dan terorisme ibarat gelombang tsunami yang memakan banyak korban jiwa. Oleh karena itu perlu ditekankan adanya persatuan dan kesatuan di NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

“Perlu adanya edukasi publik moderasi beragama bagi semua pihak, termasuk perempuan dan anak. Seiring dinamika teknologi, maka perlu adanya kesadaran dalam menggunakan media digital agar memiliki literasi digital untuk ikut serta dalam pencegahan radikalisme-terorisme,” ujar istri dari Ahmad Riza Patria.

Teladani Kartini
Ketua FKPT DKI Jakarta, Taufan Bakri, mengharapkan perempuan Indonesia mampu meneladani RA Kartini dalam mendidik putra-putrinya secara positif di era digital. Perempuan Teladan, Optimis, dan Produktif (TOP) diharapkan mampu berperan serta dalam mencegah generasi muda dari paham radikalisme dan terorisme guna menjaga NKRI.

Di tempat yang sama, anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan, upaya pencegahan terorisme dan intoleransi dapat dilakukan dengan melestarikan dan memanfaatkan kearifan lokal. Kearifan lokal diciptakan dan dirancang leluhur untuk menimbulkan rasa kebersamaan dan gotong royong bagi para warganya.

“Dalam pelaksanaannya perlu menggandeng pihak terkait seperti tokoh masyarakat di bidang agama, kebudayaan, dan sosial. Serta melibatkan warga dari segala golongan dan umur,” ujar anggota dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pelawak tunggal Sakdiyah Ma’ruf menjelaskan, sesungguhnya komedi juga mampu mengangkat suara korban yang mengalami diskriminasi dan marjinalisasi. Termasuk melakukan komunikasi mengenai isu-isu penting dengan lebih efektif.

“Komedia juga dapat memberikan ruang aman karena tempat perempuan sesungguhnya adalah di ruang terbuka dan bersuara,” ujar pelawak tunggal wanita pertama yang berhijab di Indonesia.

Dua musuh
Sedangkan Ketua Bidang Perempuan dan Anak FKPT DKI Jakarta, Nieke Masruchiyah, menjelaskan, pada masa pandemi, bangsa Indonesia menghadapi dua musuh sekaligus, yaitu Covid-19 dan radikalime-terorisme.

Bertepatan dengan Hari Kartini 21 April 2022, FKPT DKI Jakarta bersama BNPT menyelenggarakan kegiatan sosialisasi “Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian dalam pencegahan radikalisme dan terorisme”.

Sebagai ketua panitia, Nieke mengungkapkan, narasumer kegiatan ini antara lain Komisaris Besar Polisi Astuti Idris selaku Kabag Hukum dan Humas BNPT. Kegiatan dihadiri sekira 100 orang peserta dari unsur perempuan lintas suku-etnis, lintas agama, lintas profesi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), aktivis perempuan serta pendidik dan pengurus OSIS sejumlah SMK di GOR Jakarta Timur.

Dalam acara itu dilakukan pula pemilihan tiga peserta yang memperoleh like dan viewer terbanyak di Instagram FKPT Center, Perempuan TOP dan FKPT DKI Jakarta. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *