YKSB: Resepsi Pernikahan di Perkampungan Budaya Betawi Sarana Edukasi Budaya Betawi

  • Whatsapp
Spread the love

Sobatjuang.id, Jakarta – Perkampungan Budaya Betawi dibuat bukan semata-mata untuk tujuan wisata, tetapi lebih kepada pelestarian, pengembangan, dan penataan Budaya Betawi.

Sebagai Iconik Perkampungan Budaya Betawi yang menjadi kebanggan warga Dan masyarakat Betawi di Jakarta perkampungan Betawi juga sebagai Sarana Edukasi masyarakat untuk dapat belajar tentang budaya Betawi yang sesuai Pakem budaya.

Saat ini Ramai pemberitaan di media tentang pernikahan anak anggota DPRD DKI yang menggunakan Setu babakan sebagai lokasi resepsi pernikahannya, Kami sebagai Bagian Masyarakat Betawi yang tergabung dalam Yayasan Keluarga Seniman Betawi ( YKS ) sangat mendukung kegiatan Resepsi Pernikahan Anak Anggota DPRD DKI yang dilaksanakan di Perkampungan Setu Babakan.

Apalagi kegiatan Resepsi Pernikahan tersebut Full menggunakan adat Nuansa Betawi mulai dari Arak arakan arakan pengantin Betawi,Prosesi Palang Pintu, prosesi Ijab qobul adat Betawi sampai pada hiburan yang di tampilkan bahkan kuliner yang di hidangkan semua bernuansa Budaya Betawi.

Sebagai Ketua Umum Yayasan Keluarga Seninaman Betawi ( YKS ) Bang H. Nurhasan berharap kegiatan pernikahan dengan menggunakan tempat wisata yang menjadi Iconik orang Betawi ini diharapkan menjadi Edukasi masyarakat Jakarta ketika ingin menggelar acara Pernikahan dengan Nuansa Betawi dan menurut bang Haji Nurhasan sah-sah saja masyarakat atau siapapun menggunakan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan untuk kegiatan selama nilai nilai yang digunakan tidak keluar dari unsur Budaya Betawi.

“Jadi jika ada orang yang tidak suka dengan kegiatan tersebut atau merasa terganggu itu merupakan hal yang wajar Karena dalam setiap resepsi pasti mengundang Pro dan Kontra,” ujar Nurhasan.

Kami juga dari YKSB mengucapkan Terima Kasih Kepada Anggota DPRD DKI, Bang H. Purwanto yang menggunakan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sebagai lokasi Resepsi Pernikahan Putranya dengan menggunakan Adat Budaya Betawi dan tidak benar jika ada pernyataan yang mengatakan akan ada penutupan jalan raya Setu Babakan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *