Musik Kebangsaan Cegah Radikalisme dan Terorisme<

  • Whatsapp
Spread the love

Sobatjuang.id, Jakarta – Sahitya Band asal Provinsi Banten meraih juara pertama Musik Kebangsaan (Mukbang) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Melalui penampilan unik dan beraroma etnik, para pelajar SMA dari Banten itu memukau tiga juri

Ada 10 finalis yang tampil dari tiga provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Para finalis dari sejumlah sekolah menengah tingkat atas di tiga provinsi itu membawakan lagu Indonesia Harmoni, karya cipta Kepala BNPT Komjen Polisi Boy R Amar. Selain itu lagu Rayuan Pulau Kelapa, karya Ismail Marzuki.

Ada pun sebagai juara kedua adalah Fitriani Dwi R dari DKI Jakarta, serta juara ketiga, Vocal Grup SMAN 33 Jakarta. 

“Acara lomba ini dimaksudkan untuk memberi wahana bagi anak anak muda guna menyalurkan bakatnya di bidang menyanyi dan musik, juga menanamkan toleransi dan nilai nilai Pancasila,” ujar Ketua Panitia Kolonel (Zeni) Rahmad Suhendro di Hall Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) Kuningan, Jakarta, Jumat, 15 Juli 2022.

Kepala Sub Direktorat Pemberdayaaan Masyarakat BNPT tersebut menjelaskan, panitia berhasil mengumpulkan sekitar 1.200 peserta yang memasukan profil mereka bernyanyi di Youtube. Kemudian memilih 60 peserta, baik solo, duet, maupun format band, untuk masuk semifinal. Setelah itu diseleksi lagi menjadi 10 peserta untuk final.

Menurutnya, festival ini bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke 12 BNPT. Diharapkan musik dapat menjangkau remaja dan anak muda untuk mengetahui dari ketidaktahuan tentang bahaya terorisme.

“Sambil menitip pesan, jangan ikut-ikutan radikalisme, karena hal itu bisa merusak tatatan hidup. Kami menggaet anak muda, setelah kita lihat pelaku radikalisme biasanya menyasar anak muda,” kata Rahmad, alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1989.

Pesan FKPT DKI

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI Jakarta Taufan Bakri, Kepala Bidang Pemuda dan Pendidikan Hamry Gusman Zakaria, dan Ketua Bidang Media Massa, Hukum, dan Hubungan Masyarakat Selamat Ginting.

Taufan Bakri meminta para pelajar SMA berdiri tegak sebagai insan Pancasila yang siap tanpa pamrih memberikan semangat ke-Pancasila-an. Jangan sampai terpengaruh dan tersusupi oleh ideologi lain.

Ia juga mengajak para peserta tidak melupakan lagu-lagu wajib nasional selain lagu-lagu popular. Taufan pun meminta para peserta menyanyikan bersama lagi Garuda Pancasila.

Sementara Hamry Gusman Zakaria mengakui bangga dengan antusiasme para peserta dari generasi milenial yang siap menjadikan Pancasila sebagai harga mati. Pancasila sudah tidak bisa ditawar-tawar karena inilah yang mempersatukan bangsa Indonesia.

Sedangkan Selamat Ginting mengingatkan tentang penyebaran paham radikalisme dilakukan melalui media sosial dengan menyiarkan kegiatan-kegiatan yang diviralkan sehingga menjadi masif. Adanya konten atau postingan yang mengandung paham radikalisme yang diviralkan.

Lomba ini dinilai oleh Dewan Juri musisi Nanang Hape, aktris Anisa Putri Ayudya, serta Fahrudin dari Humas BNPT. Festival yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 20.00 WIB. (FKPT DKI)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *